Apa Itu Domain? Penjelasan dan Cara Kerjanya

Apa itu Domain, Pengetian dan Pembahasannya
Illustration by Freepik Storyset

Mendengar kata domain, Anda pasti sudah tidak asing lagi dengannya. Terutama jika Anda sedang mempelajari dunia blog dan website, kata ini sangatlah akrab dengan Anda. Namun apakah pemahaman kita tentang domain itu sudah benar? Jadi apa itu Domain?  

Secara sederhana, domain adalah alamat yang biasa dituliskan pada address bar atau URL bar di browser Anda. Biasanya domain ini memiliki akhiran/ekstensi .com, .net, .xyz, .id dan lain sebagainya. Simak pembahasannya berikut. 

Apa Itu Domain? 

Domain adalah nama unik yang berfungsi untuk mengidentifikasi suatu nama server dalam sebuah jaringan komputer ataupun internet. Tujuan dari penggunaan domain sendiri sebenarnya tidak lain adalah untuk mempermudah seseorang ketika akan menuju atau mengakses suatu website. Jadi alih-alih menggunakan alamat internet protocol (IP), Anda bisa mengakses suatu situs hanya dengan menuliskan alamat domainnya. 

Alamat IP (IP address) biasanya terdiri dari angka-angka yang sulit dihafal, sehingga akan menyusahkan pengguna ketika hendak menuju suatu website. Sebagai contoh begini, ketika Anda hendak mengakses Google, akan lebih mudah jika menuliskan domainnya daripada IP address nya.  

Jika tidak ada domain, Anda harus menuliskan IP address lengkap dari server Google untuk dapat mengaksesnya, yaitu 172.217.12.174. Sedangkan dengan adanya domain, Anda cukup mengetik google.com pada browser, dan Anda akan langsung diarahkan menuju website nya. Oleh karena itulah, keberadaan domain sangat memudahkan kita dalam berselancar di dunia Internet. 

Cara Kerja 

Untuk dapat bekerja, domain sebelumnya harus didaftarkan terlebih dahulu. Kenapa begitu? Bayangkan jika dua nama domain yang sama dimiliki oleh dua orang dengan website yang berbeda, tentu hal itu dapat menyebabkan kekacauan di dunia internet. Browser juga akhirnya menjadi bingung website manakah diantara dua tadi yang sebenarnya Anda maksud. Dan pada akhirnya, Anda tidak jadi mendapatkan hal yang Anda inginkan. 

Oleh karena itulah, hanya boleh ada satu nama domain di dunia ini, tidak boleh ada nama yang kembar. Sehingga untuk menghindari terjadinya nama yang kembar, domain harus terlebih dahulu didaftarkan pada suatu registar yang telah diakreditasi oleh ICANN (Internet Corporation for Assigned Names and Numbers). 

Setelah Anda mendaftarkan domain yang Anda sukai, nama tersebut kemudian akan disimpan dalam sebuah pusat data yang disebut DNS server. DNS server sendiri nantinya akan dikelola oleh layanan penyedia web hosting Anda. Ketika Anda mengetikan alamat domain pada browser Anda, browser kemudian akan mencarinya di DNS server, dan ketika sudah ditemukan barulah website yang Anda tuju dapat ditampilkan. 

Bagian-Bagian

  1. TLD atau Top Level Domain adalah ekstensi yang berada dibelakang seperti .com, .net, .id dan lain lain.
  2. SLD  atau Second Level Domain adalah nama yang dapat Anda pilih dan daftarkan, seperti Khalv.com atau Sedjarah.id. Pada contoh tadi, Khalv dan Sedjarah itulah yang disebut sebagai SLD.
  3. Third Level Domain atau sering kali disebut sebagai Subdomain. Third level ini letaknya berada paling di paling depan, seperti www.khalv.com atau id.wikipedia.org.

Kesimpulan

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post
Pengertian apa itu blogroll

Apa Itu Blogroll dan Manfaatnya Untuk SEO

Related Posts